📍Gelombang stablecoin non-USD
📌 Pada paruh pertama tahun 2025, ada hingga 23 stablecoin non-USD yang mencatat lebih dari 20.000 transaksi setiap minggu, memuncak di lebih dari 60.000 transaksi. Jumlah ini masih kecil dibandingkan dengan USDT dan USDC, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa aliran baru sedang terbentuk.
📌 Amerika Latin memimpin tren, menyumbang 55% dari total volume stablecoin non-USD global, melampaui gabungan Asia Tenggara dan Afrika. Di antara mereka, Brasil adalah pendorong utama, mengubah stablecoin mata uang lokal menjadi alat pembayaran dan pengiriman uang yang lebih praktis daripada aset spekulatif. Brasil adalah salah satu dari empat negara yang mendirikan BRIC; jika Rusia dan China juga mengikuti tren ini, jumlah stablecoin baru (non-USD) tidak akan berhenti pada 60.000 transaksi per hari.
📌 Polygon telah menjadi titik fokus tren ini, menampung sekitar 70% aktivitas stablecoin non-USD, dengan lebih dari 4.000 dompet aktif setiap minggu.
Tampilkan Versi Asli
11,75 rb
50
Konten pada halaman ini disediakan oleh pihak ketiga. Kecuali dinyatakan lain, OKX bukanlah penulis artikel yang dikutip dan tidak mengklaim hak cipta atas materi tersebut. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak mewakili pandangan OKX. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai dukungan dalam bentuk apa pun dan tidak dapat dianggap sebagai nasihat investasi atau ajakan untuk membeli atau menjual aset digital. Sejauh AI generatif digunakan untuk menyediakan ringkasan atau informasi lainnya, konten yang dihasilkan AI mungkin tidak akurat atau tidak konsisten. Silakan baca artikel yang terkait untuk informasi lebih lanjut. OKX tidak bertanggung jawab atas konten yang dihosting di situs pihak ketiga. Kepemilikan aset digital, termasuk stablecoin dan NFT, melibatkan risiko tinggi dan dapat berfluktuasi secara signifikan. Anda perlu mempertimbangkan dengan hati-hati apakah trading atau menyimpan aset digital sesuai untuk Anda dengan mempertimbangkan kondisi keuangan Anda.